
Di tengah berkembangnya dunia seni rupa Indonesia, kebutuhan akan ruang belajar yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada proses kreatif, semakin terasa penting. Menjawab kebutuhan tersebut, L’ASRY (Lembaga Belajar Seni Rupa) hadir sebagai lembaga pendidikan nonformal seni rupa di Yogyakarta yang menawarkan pendekatan pembelajaran berbasis proses, dengan inspirasi dari sistem pendidikan Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) pada masa awal perkembangannya.
L’ASRY percaya bahwa belajar seni bukan semata-mata tentang menghasilkan karya yang menarik secara visual. Lebih dari itu, pendidikan seni adalah proses membangun cara melihat, berpikir, merasakan, dan memahami dunia melalui bahasa visual.
Program pendidikan yang akan berlangsung pada September hingga November 2026 ini dirancang bagi mereka yang ingin mempelajari seni rupa secara mendasar dan sistematis. Selama mengikuti program, peserta akan didampingi langsung oleh seniman profesional dan dosen seni rupa aktif yang memiliki pengalaman dalam praktik maupun pendidikan seni.

Materi pembelajaran disusun untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai dasar-dasar seni rupa. Peserta akan memulai dari latihan sketsa sebagai fondasi pengamatan visual, kemudian berlanjut pada gambar bentuk, nirmana, melukis, eksplorasi berbagai media, hingga sesi kritik karya yang menjadi bagian penting dalam membangun kemampuan analisis dan refleksi artistik.
Berbeda dengan kursus yang berorientasi pada penyelesaian karya dalam waktu singkat, metode pembelajaran di L’ASRY lebih menekankan perkembangan kemampuan setiap peserta melalui latihan yang berkesinambungan. Proses belajar dipandang sebagai perjalanan yang membentuk karakter sekaligus cara berpikir seorang perupa.
Selain pembelajaran di studio, peserta juga akan memperoleh pengalaman langsung melalui kunjungan ke studio seniman. Kesempatan ini memungkinkan mereka melihat bagaimana praktik berkesenian dijalankan dalam kehidupan profesional, mulai dari proses penciptaan karya hingga dinamika kehidupan seorang seniman.
Untuk mendukung proses belajar, peserta akan memperoleh berbagai fasilitas, seperti perlengkapan praktik, kaos resmi L’ASRY, sertifikat setelah menyelesaikan program, hingga kesempatan mengikuti pameran akhir studi bagi peserta yang memenuhi ketentuan akademik. Pameran ini menjadi ruang bagi peserta untuk memperkenalkan hasil eksplorasi mereka kepada publik sekaligus merasakan pengalaman berpameran sebagai bagian dari ekosistem seni rupa.
Program ini terbuka bagi peserta berusia minimal 17 tahun atau lulusan SMA/sederajat yang memiliki komitmen mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran. Kegiatan belajar dilaksanakan setiap Senin hingga Jumat, sehingga peserta dapat menjalani proses pendidikan secara intensif dalam suasana yang mendukung perkembangan artistik mereka.
Melalui pendekatan yang menempatkan proses sebagai inti pembelajaran, L’ASRY berharap dapat melahirkan generasi perupa yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga kepekaan estetik, kemampuan berpikir kritis, dan kesadaran terhadap praktik seni sebagai bagian dari kehidupan.
Pendaftaran program L’ASRY kini telah dibuka. Informasi dan formulir pendaftaran dapat diakses melalui: https://forms.gle/Ukh6gkaXkmpDfmps8 (QR Code juga tersedia pada materi publikasi). Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui WhatsApp 0819-3824-6001 (Ibu Watie Respati) atau melalui email ruangtanahliat@gmail.com.
Mengusung semangat “Belajar Seni dari Dasarnya”, L’ASRY ingin menjadi ruang tempat proses berlangsung dan menjadi titik awal lahirnya perupa-perupa baru yang tumbuh melalui pengalaman, eksplorasi, dan pembelajaran yang mendalam.
Foto-foto: Instagram/L’ASRY Lembaga Belajar Seni Rupa
